Arkeolog Temukan Bukti Aktivitas Manusia 4.000 Tahun Lalu di Siprus
Nicosia, Sabtu 24 Januari 2026- Arkeolog dari universitas Graz, Austria, menemukan bukti adanya aktivitas manusia yang berkelanjutan sejak sekitar 4.000 tahun lalu, di Siprus bagian barat
Dilansir dari Xinhua, menurut laporan Departemen Kepurbakalaan negara tersebut, temuan di distrik Paphos tersebut terjadi setelah dilakukan identifikasi bukti melalui survei lapangan yang telah dilakukan pada Oktober 2025, di sekitar Desa Amargheti, yang letaknya 25 kilometer sebelah barat laut kota Paphos
Hasil survei mengungkap adanya berbagai materi arkeologis dari beberapa periode sejarah, seperti tembikar dan papan mainan batu dari Zaman Perunggu, hingga fragmen amfora dan genteng atap dari tanah liat
Zaman Perunggu yang dimaksud adalah di periode 1950-1650 sebelum masehi (SM), yang ditandai adanya kegiatan penambangan dan pemanfaatan tembaga, yang berkontribusi pada bangkitnya Siprus sebagai pusat politik dan ekonomi utama di Mediterania timur
Temuan lainnya adalah adanya pendudukan pada periode Arkais, yang dibuktikan dengan penemuan keramik era Romawi dan abad pertengahan , yang sebagian besar ditemukan di sepanjang aliran sungai pegunungan musiman Xeropotamos, bagian selatan Desa Amargheti
Laporan itu juga menyebutkan bahwa penelitian sebelumnya di area yang sama telah mengungkap bukti aktivitas manusia yang berkesinambungan sejak Zaman Perunggu hingga modern