Dukung Pengentasan Kemiskinan di Jember, PTPN I Regional 5 Salurkan Rp 30,43 Miliar
SURABAYA, Jumat 10 April 2026 – Di tengah upaya bersama mendorong pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jember, PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 5 terus memperkuat kontribusi sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Non TJSL, serta dukungan pemberian pinjaman lunak modal kerja bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kepada para pelaku usaha dan peternak.
Sepanjang 2021 hingga akhir 2025, total bantuan TJSL dan non TJSL yang telah disalurkan perusahaan di wilayah Jember mencapai Rp2,26 miliar. Selain itu, PTPN I Regional 5 juga menyalurkan pinjaman lunak modal kerja di sektor peternakan sebesar 28,17 milyar dengan skema bunga ringan 3% per tahun.
Upaya tersebut menjadi bagian dari peran aktif perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan di sekitar wilayah operasional perkebunan khususnya di Kabupaten Jember.
Berbagai program TJSL dan non TJSL yang dijalankan difokuskan pada kebutuhan ekonomi masyarakat, mulai dari pelatihan mitra binaan, pengembangan UMKM, perbaikan infrastruktur, bedah rumah, penanganan stunting, bantuan sosial, dukungan rumah ibadah, hingga dukungan permodalan sektor peternakan. Di bidang lingkungan, perusahaan juga menjalankan berbagai inisiatif seperti penanaman pohon, penanganan dampak perubahan iklim, serta bantuan tanggap bencana.
Dalam sektor pendidikan, perusahaan telah menyalurkan bantuan sebesar Rp274 juta untuk mendukung peningkatan akses dan kualitas pembelajaran, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. Dukungan ini diwujudkan melalui bantuan sarana pendidikan, fasilitas belajar, serta program pendukung tumbuh kembang anak.
Pada sektor lingkungan, perusahaan turut menyalurkan bantuan sebesar Rp25 juta sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem di sekitar wilayah operasional.
Sementara itu, sektor sosial ekonomi menjadi porsi terbesar dalam penyaluran bantuan dengan nilai mencapai Rp1,65 miliar atau sekitar 72,83% dari total bantuan TJSL dan non TJSL di Kabupaten Jember. Porsi terbesar ini menunjukkan fokus perusahaan dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat sekaligus kontribusi terhadap upaya pengentasan kemiskinan melalui program bantuan yang tepat sasaran.
Bantuan ini diwujudkan melalui berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti pelatihan bagi mitra binaan, perbaikan infrastruktur, bedah rumah, bantuan sosial, pembangunan rumah ibadah, serta pengembangan usaha produktif masyarakat.
Program pembangunan dan perbaikan infrastruktur menjadi salah satu bentuk kontribusi terbesar dan menjadi program unggulan perusahaan dengan nilai mencapai Rp519,06 juta. Selain itu, program bedah rumah juga terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan total bantuan sebesar Rp384,48 juta, disertai program penanganan stunting melalui pemberian makanan tambahan (PMT) senilai Rp109,65 juta untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.
Baca Juga Berita: Antusiasme Masyarakat Mudik Gratis 2026, PTPN I Regional 5 Berangkatkan 600 Pemudik dengan 15 Unit Bus VIP
Dukungan terhadap sektor UMKM juga terus diperkuat melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi produktif dengan total bantuan mencapai Rp115,92 juta. Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Selain program TJSL, PTPN I Regional 5 juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui dukungan permodalan sektor peternakan dengan skema bunga ringan yaitu 3% pertahun. Hingga 2025, perusahaan telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp28,18 miliar kepada 2.818 peternak sapi dan kambing di wilayah Kabupaten Jember.
Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, mengatakan bahwa perusahaan memandang pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi lintas sektor.
“PTPN I Regional 5 terus berupaya menjaga keseimbangan antara keberlangsungan usaha dan tanggung jawab sosial. Kami meyakini bahwa pembangunan daerah akan semakin kuat apabila didukung kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar Subagiyo.
PTPN I Regional 5 meyakini bahwa keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Melalui pelaksanaan TJSL yang terarah, perusahaan terus berupaya membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah dalam pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Karena itu, perusahaan hadir melalui program-program yang tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan”, tambah Subagiyo.
PTPN I Regional 5 berupaya menyusun program pemberdayaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan, agar manfaat kehadiran perusahaan dapat terus dirasakan secara nyata oleh masyarakat di seluruh wilayah operasional perusahaan.
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News