Kampung Bahari Digerebek Operasi Gabungan BNN dan Polri, Sebanyak 9 Pelaku dan 89 Kg Sabu serta Belasan Senpi Disita
Jakarta, 09 November 2025 – Kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kembali menjadi sorotan. Pasalnya, Badan Narkotika Nasional BNN bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali melanjutkan penggerebekan di salah satu sarang peredaran narkotika melalui operasi gabungan yang digelar pada Jumat (7/11/2025).
Operasi lanjutan ini merupakan rentetan dari operasi sebelumnya di Kampung Bahari pada Rabu (5/11/2025). Kali ini operasi terpadu dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, bersama 700 personel gabungan dari BNN, Polda Metro Jaya, Satuan Brimob, beserta Polres Jakarta Utara.
Dari hasil penggerebekan ini, Tim Gabungan berhasil menemukan 89.159,42 gram sabu, 91,53 gram ganja, 159 butir ekstasi. Selain itu, ditemukan pula uang tunai sebesar Rp 1.468.253.000 (satu miliar empat ratus enam puluh delapan juta dua ratus lima puluh tiga ribu rupiah), dan uang palsu Rp 5.500.000 (lima juta lima ratus ribu rupiah).
Termasuk lima batang emas masing-masing seberat 100 gram, enam buah gelang emas putih, satu buah gelang emas kuning, satu buah cincin emas, dan enam buah kalung emas.
“Total barang bukti sabu yang disita 89 kilogram di gudang, dan menyita juga uang tunai sebesar Rp 1.46 M, dan uang palsu Rp 5.5 juta. Termasuk 5 batang emas, 6 gelang emas putih, 1 buah gelang emas kuning, 1 buah cincin emas, dan 6 buah kalung emas,” kata Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto dalam keterangannya, Sabtu (8/11/2025).
Tak hanya itu, operasi penggerebekan juga mengamankan berbagai jenis senjata. Salah satunya mengamankan Tim juga mengamankan 21 buah senjata tajam, 1 buah busur panah beserta 8 buah anak busur panahnya, 7 pucuk senjata api, 2 pucuk senapan air gun, dan 6 pucuk air soft gun.
“Ditemukan juga puluhan senjata api laras panjang dan laras pendek. Ini diduga juga terkait dengan kasus narkoba,” ucapnya.
Selain itu juga 1 Kawasaki ZX 10, 1 Kawasaki Ninja 250, 1 Honda Vario, dan 9 unit handphone.
“Juga menyita 1 unit motor Kawasaki ZX-10R, 1 Kawasaki Ninja 250, 1 Honda Vario, dan 9 unit handphone (HP),” imbuhnya.
Barang bukti tersebut didapatkan di sebuah rumah kost yang berada di Jalan Samudera 4 dan Jalan Bak Air 2. Dalam operasi ini, ada sembilan orang diamankan, dengan inisial Sa, Ab, Yu, He, Fa, Yo, Su, SH, dan RN.
Kepala BNN RI menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan soliditas antara BNN dan Polri dalam menindak tegas jaringan peredaran gelap narkoba di wilayah rawan. Operasi yang dilakukan ini diharapkan terus berlanjut demi memburu para bandar besar narkoba di Tanah Air.
“Kita hari ini telah membuktikan kerja sama luar biasa. Dengan kerja yang optimal Kita mendapatkan barang bukti yang luar biasa. Tentunya Kita tidak sampai di sini, tim BNN dan Polri akan terus melakukan pengembangan untuk menangkap bandar-bandar besarnya,” ujar Kepala BNN RI.
Suyudi menyampaikan, bahwa kasus tersebut masih terus dilakukan pengembangan guna untuk mengungkap jaringan narkoba Kampung Bahari tersebut.
“Pengembangan masih terus dilakukan,” tandasnya.
Keberhasilan operasi ini menjadi bukti nyata bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial. Namun membutuhkan kolaborasi yang kuat antara aparat penegak hukum dan masyarakat.