Menhan AS Salah Kutip Alkitab, Malah Bacakan Dialog Film “Pulp Fiction”

Washington DC, Jumat 17 April 2026- Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menuai sorotan setelah salah mengutip kitab suci saat membahas misi penyelamatan pilot tempur di Iran dalam kebaktian di Pentagon, hari Rabu lalu
Melansir Variety, alih-alih membacakan ayat Alkitab yang asli, Hegseth justru membacakan naskah dialog ikonik dari film karya Quentin Tarantino tahun 1994, “Pulp Fiction”
Dalam doa yang disampaikannya, Hegseth membacakan versi modifikasi dari Yehezkiel 25:17 yang dipopulerkan oleh karakter pembunuh bayaran Jules Winnfield, yang diperankan oleh Samuel L. Jackson
Hegseth mengklaim kepada hadirin bahwa doa tersebut sering digunakan oleh tim Pencarian dan Penyelamatan Tempur (CSAR) “Sandy 1” di Iran dengan sebutan “CSAR 25:17”
Namun, teks yang dibacakannya mengenai “jalan pilot yang dikelilingi ketidakadilan” dan “penemu anak-anak yang hilang” hampir identik dengan dialog film Tarantino, yang sebenarnya diambil dari film bela diri Jepang tahun 1973, “Bodyguard Kiba”
Ayat Yehezkiel 25:17 yang asli dalam Alkitab King James jauh lebih singkat dan merupakan pernyataan pembalasan terhadap orang Filistin, tanpa menyebutkan frasa tentang “penjaga saudara” atau “lembah kegelapan” seperti yang ada dalam naskah film tersebut
Kesalahan fatal ini pertama kali diungkap oleh blog agama dan politik, A Public Witness. Menanggapi kritik yang muncul, Hegseth justru menyerang balik para jurnalis dalam konferensi pers pada Kamis pagi waktu setempat
Mantan pembawa acara Fox News ini membandingkan media dengan “orang Farisi”-tokoh Perjanjian Baru yang menentang Yesus-dan menuduh mereka memiliki “hati yang keras” serta hanya fokus melaporkan hal negatif terkait kebijakan luar negeri pemerintahan Trump terhadap Iran
Pete Hegseth sendiri dilantik sebagai Menteri Pertahanan ke-29 pada 25 Januari 2025, setelah Donald Trump memenangkan masa jabatan keduanya
Menariknya, biografi resminya di Pentagon mencatat bahwa ia menjabat sebelum nama departemen tersebut secara resmi diubah menjadi “Departemen Perang AS” pada 5 September 2025
Insiden salah kutip ini menambah panjang daftar kontroversi di awal masa jabatannya sebagai kepala departemen pertahanan yang kini telah berganti nama tersebut