Pembatasan FAA Akibat ‘Government Shutdown’ Pemicu Ratusan Pembatalan Penerbangan oleh Maskapai Besar AS
Washington DC, Jumat 07 November 2025 - Maskapai penerbangan besar Amerika Serikat mulai membatalkan ratusan penerbangan mereka pada hari Jumat (7/11), sebagai respons terhadap keputusan Administrasi Penerbangan Federal (FAA) untuk membatasi kapasitas penerbangan di 40 bandara utama AS di tengah berlanjutnya penutupan pemerintahan (government shutdown)
Hingga pukul 02.30 Jumat pagi waktu setempat, setidaknya 814 penerbangan di dalam, masuk, atau keluar Amerika Serikat telah dibatalkan, menurut data dari FlightAware, menandai gangguan terbesar pada perjalanan udara sejak shutdown dimulai lebih dari sebulan lalu
Tiga maskapai penerbangan terbesar di AS mengumumkan rencana pembatalan mereka:
- American Airlines akan membatalkan sekitar 220 dari sekitar 6.000 keberangkatan hariannya, berlaku mulai Jumat hingga akhir pekan ini.
- United Airlines berencana membatalkan kurang dari 200 dari lebih dari 5.000 penerbangan hariannya selama akhir pekan.
- Delta Airlines menyatakan akan membatalkan sekitar 170 penerbangan setiap hari.
Pembatasan kapasitas oleh FAA ini dilakukan karena kekurangan staf pengontrol lalu lintas udara yang bekerja tanpa gaji selama shutdown
Maskapai meyakini sebagian besar penumpang yang terdampak akan dapat dipesan ulang pada penerbangan lain, dengan juru bicara United Airlines menyebut sekitar setengah dari pelanggan yang dibatalkan penerbangannya dapat dipesan ulang dalam waktu 4 jam dari waktu keberangkatan awal
Gangguan ini langsung dirasakan oleh para pelancong yang mulai menerima pemberitahuan pembatalan pada hari Kamis (6/11)
Seorang pelancong, Caitlin Ladner di Wisconsin, mengatakan kepada ABC News bahwa penerbangannya dengan United ke Raleigh, North Carolina, untuk rencana mengejutkan orang tuanya dibatalkan. Meskipun ditawari penjadwalan ulang, ia memutuskan untuk membatalkan seluruh perjalanannya. “Ini cukup meresahkan. Saya tidak tahu kapan semua ini akan berakhir,” ujarnya
Sementara itu, pelancong lain seperti Frederick Ross di Bandara Nasional Reagan, DC, menyatakan situasi perjalanan saat ini membuatnya berpikir ulang tentang rencana liburan mendatang
“Kemungkinan besar kita harus menghadapi penundaan dan pembatalan, apalagi kalau kita bicara soal bepergian bersama seluruh keluarga, lebih mudah untuk melakukan perjalanan darat saja,” kata Ross
sumber: abc News