Perkuat Pasar Eropa, Produsen Labubu Dirikan Kantor di London
London, Senin 02 Februari 2026- Produsen boneka fenomenal Labubu, Pop Mart International Group Ltd, dilaporkan sedang membangun kantor di London, Inggris, yang akan menjadi pusat operasionalnya untuk memperluas pangsa pasar di Eropa
Kabar tersebut disampaikan oleh PM Inggris Keir Starmer saat lawatannya ke China dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral kedua negara
Mengutip Kontan.com, kunjungan tersebut sukses mengamankan kesepakatan ekspor senilai US$2,79 miliar serta akses pasar senilai US$2,92 miliar untuk lima tahun ke depan. Selain itu, investasi senilai ratusan juta dolar juga berhasil dibukukan.”
Starmer mengungkap jika Pop Mart berencana membuka 27 toko baru di Eropa setahun ke depan, dimana 7 diantaranya berlokasi di Inggris, termasuk di Birmingham, Cardiff, serta toko flagship di Oxford Street, London, yang berpotensi membuka 150 lebih lapangan pekerjaan
“London berada di jantung ekosistem kreatif global, dan kami sangat antusias menjadikannya sebagai akar Pop Mart di Eropa,” kata Grant Wang, founder sekaligus CEO Pop Mart, dalam sebuah pernyataan
Diketahui, Eropa menyumbang sedikitnya 3,4% pendapatan global Pop Mart pada semester pertama tahun lalu, dengan penyumbang utama Amerika Serikat yang mencapai 16,3%. Hal itulah yang menjadikan alasan Pop Mart untuk meningkatkan kehadirannya di Eropa
Sebagai informasi, hingga pertengahan tahun 2025, terdapat 18 toko fisik di Eropa, dan sedikitnya delapan toko baru didirikan di beberapa kota di Eropa, seperti Roma dan Konpenhagen
Meski sempat diguncang skandal eksploitasi pekerja oleh LSM dalam negeri, namun tidak menyurutkan perusahaan tersebut untuk terus berekspansi
baca juga: Dugaan Eksploitasi Buruh di Balik Popularitas Labubu Pop Mart di China
Fenomena Labubu meledak secara global setelah Lisa BLACKPINK mengunggah foto koleksi pribadinya di Instagram pada April 2024, yang seketika memicu “Lisa Effect” hingga menyebabkan stok habis di seluruh dunia dan harga di pasar reseller melonjak tajam
Tren ini semakin diperkuat ketika pesohor AS seperti Kim Kardashian turut memamerkan karakter tersebut, mengubah citra Labubu dari sekadar mainan menjadi aksesori fesyen eksklusif dan simbol status
Dukungan para ikon dunia ini berhasil memvalidasi Labubu sebagai tren gaya hidup modern, yang pada akhirnya mendorong laba Pop Mart tumbuh hingga ratusan persen seiring dengan meluasnya demam koleksi mainan seni di pasar internasional