Skema Penataan PKL Alun-alun Merdeka Tengah Disiapkan
MALANG, 2 Februari 2026 – Skema penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Alun-alun Merdeka pascarevitalisasi saat ini tengah disiapkan. Penataan ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan pengunjung sekaligus menjamin keberlangsungan ekonomi para pedagang.
Sebagai informasi, Alun-alun Merdeka dengan wajah barunya telah diresmikan kembali oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, pada Rabu malam (28/1/2026). Revitalisasi ini adalah hasil kolaborasi dengan Bank Jatim melalui Corporate Social Responsibility (CSR) untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, serta mempercantik tatanan kota sebagai destinasi pariwisata.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu segera diselesaikan, salah satunya penataan PKL di sekitar kawasan Alun-alun Merdeka. Penataan ini dinilai penting agar kawasan tersebut semakin tertib dan nyaman bagi pengunjung, sekaligus memberikan ruang usaha yang lebih layak bagi para pedagang.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengungkapkan bahwa penataan PKL tidak dapat dilakukan secara instan dan harus melalui tahapan yang matang agar tidak menimbulkan persoalan baru. “Penataan ini tidak bisa serta-merta selesai. Banyak aspek yang harus menjadi pertimbangan, mulai dari tata kota, kenyamanan pengunjung, hingga keberlangsungan ekonomi para pedagang,” ungkapnya, Sabtu (31/1/2026).
Saat ini, Pemkot Malang masih melakukan pendataan terhadap PKL yang beraktivitas di sekitar Alun-alun Merdeka. Berdasarkan hasil inventarisasi sementara, sebagian besar PKL diketahui bukan warga ber-KTP Kota Malang. Kendati demikian, Wahyu menegaskan bahwa aspirasi para pedagang tetap akan diperhatikan, termasuk permintaan agar lokasi relokasi tidak terlalu jauh dari kawasan Alun-alun.
“Pemkot Malang hadir untuk memberikan solusi terbaik. Kami masih mengkaji sejumlah lokasi relokasi yang memungkinkan, dengan rencana penataan PKL difokuskan pada satu kawasan agar sekaligus dapat menjadi destinasi wisata,” jelasnya.
Beberapa lokasi yang tengah dipertimbangkan antara lain kawasan Pasar Splendid, area sekitar Mal Ramayana, serta sejumlah titik lain di sekitar Alun-alun Merdeka. Wahyu pun menegaskan bahwa penataan PKL nantinya akan dilakukan melalui dialog hingga tercapai kesepakatan bersama “Tentu kami akan mengajak para PKL berdiskusi untuk menyerap masukan sebelum menetapkan lokasi relokasi,” pungkasnya.