Tenaga Kerja Asing di Jepang Tembus 2,5 Juta Orang di Tengah Krisis SDM



photo

Tokyo, Sabtu 31 Januari 2026- Jumlah warga asing yang bekerja di Jepang mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah pada tahun lalu dengan melampaui angka 2,5 juta untuk pertama kalinya

Fenomena ini mempertegas kondisi kekurangan tenaga kerja yang semakin akut di negara tersebut. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Kesejahteraan, hingga akhir Oktober tercatat sebanyak 2.571.037 warga negara asing aktif bekerja di Jepang.

Angka tersebut merupakan capaian tertinggi sejak kementerian mulai mewajibkan pengusaha melaporkan pekerja asing mereka pada tahun 2007

Jika dibandingkan dengan tahun 2024, terdapat kenaikan jumlah total sebanyak 268.450 orang. Kementerian juga mencatat tingkat pertumbuhan tahunan yang sangat stabil di angka 11,7%, yang berarti pertumbuhan ini telah melampaui angka 10 persen selama tiga tahun berturut-turut

Dilihat dari asal negaranya, pekerja asal Vietnam menjadi kelompok terbesar dengan jumlah sekitar 606.000 orang. Di posisi berikutnya terdapat pekerja dari Cina sebanyak 432.000 orang, Filipina 261.000 orang, Nepal 236.000 orang, dan Indonesia menyumbang sekitar 228.000 tenaga kerja

Kekurangan tenaga kerja yang sangat parah di beberapa industri tertentu mendorong lonjakan penyerapan pekerja asing secara signifikan

Sektor medis dan kesejahteraan mencatatkan peningkatan terbesar mencapai 25,6% dibandingkan tahun 2024. Sektor lain yang juga tumbuh pesat adalah bidang akomodasi serta makanan dan minuman sebesar 17,1%, diikuti oleh sektor konstruksi dengan kenaikan 16,1%

Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan komitmennya untuk terus memperbaiki kondisi kerja agar para tenaga kerja asing dapat mengembangkan kemampuan mereka secara maksimal di Jepang

sumber: NHK News

Get In Touch

Jl Pahlawan No 7, Surabaya

gmail : vnncitra@gmail.com

Follow Us

© oposisi.co. All Rights Reserved.